hotbliggitty

Minggu, 24 Februari 2013

BELAH KETUPAT & LAYANG-LAYANG


Ciri-ciri Bangun Datar (Belah Ketupat)

Bangun datar yang akan saya ulas kali ini adalah belah ketupat. Dari namanya saja kita sudah tahu bahwa sangat mirip dengan bentuk ketupat yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari kan?
Belah ketupat dalam bahasa inggris juga dikenal dengan "rhombus".


Ciri-ciri dari belah ketupat antara lain :
  1. Mempunyai empat sisi yang sama panjang, "ab = bc = cd = da".
  2. Mempunyai dua diagonal yang sama panjang, " diagonal ac = diagonal bd"
  3. Mempunyai empat sudut yang sama besar, "sudut a = sudut b = sudut c = sudut d"
  4. Jumlah ke empat sudutnya adalah 360 derajat.
  5. Mempunyai empat  simetri lipat.
  6. Mempunyai empat simetri putar.
Layang-layang
Layang-layang adalah segiempat yang sepasang-sepasang sisi berdekatan sama panjang.
v Mengaplikasikan sifat-sifat layang-layang untuk menyelesaikan masalah
                                 
                                                
         Unsur-unsur layang-layang diatas adalah:
1.      Sepasang sisi sama panjang yaitu AB = AD dan BC = DC
2.      Diagoanal-diagoanal AC dan BD
3.      Sudut-sudut <A,<B, <C, <D
4.      Dua sudut yang berhadapan dan sama besar adalah <B dan <D                          
Ø   Sifat-sifat layang-layang:
Dari gambar layang-layang di atas dapat kita temukan sifat-sifat layang sebagai berikut:
Sifat 1 : Pada layang-layang ABCD, sepasang sisi yang berdekatan sama panjang (AB= AD dan BC= DC)
Sifat 2 : Pada layang-layang ABCD, ada tepat satu pasang sudut yang yang behdapan sama besar (u<B = u<D)
Sifat 3 : Pada layang-layang ABCD, diagonal-diagonalnya saling berpotongan tegak lurus.

v Menghitung Keliling dan Luas Bangun Layang-layang                                   
                      
        

·         Keliling Layang-layang
            Layang-layang diatas mempunyai sisi AB, BC,  CD Dan AD. Keliling layang-layang ABCD adalah jumlah dari panjang semua sisinya yaitu AB+CD+AD+BC. Karena AB= AD dan DC= BC, Maka rumus keliling layang-layang adalah
Rumus keliling layang-layang:
Jika Layang-layang ABCD mempunyai sisi AB, BC, CD, dan AD maka :





K = 2 (AB + BD)/
K = 2 (S1 + S2)


·         Luas Layang-layang
                    Layang-alayang diatas mempunyai diagona-diagonal AC dan BD. Jika panjang diagonal AC = d1 dan diagonal BD = d2, maka dari itu di dapatkanlah rumus luas layang-layang sebagai berikut:
Rumus Luas Lyang-layang:
Jika layang-layang ABCD dengan diagoanal d1 dan d2 dan luas L, maka :



  
L = 1/2 X Diagonal1 x Diagonal2


*     Contoh Soal:
1.      1.      Suatu layang-layang ABCD mempunyai kell = 72 cm dengan panjang sisi AB = 18 cm dan BC = 2x + 2. Tentukan nilain panjang sisi BC!
2.      
Jawab:
1.    1.   Diketahui:
       AB = cm,
      AD = cm
Ditanya: kelililing:...?
    Jawab:
        K = 2 (AB + AD)
      72  = 2 (18 + (2X + 2)
       72 = 36 + 4x + 2
       72 = 38 + 4x
       4x = 72 – 38
       4x = 36/9
      x    = 4 cm
·         Panjang sisi BC= 2x + 2
                         = 2 (9) + 2
                         = 20 cm
Jadi, panjang sisi BC = 20 cm   
2. 2.      Diketahui:
            Diagonal1 = 10 cm
            Diagonal2 = 15 cm
      Diatnya: luas:...?
      Jawab:
            L = ½  x Diagonal1 x Diagonal2
               = ½ x 10 x 15
               = 75 cm²
Jadi, luas layang-layang = 75 cm²

JAJARGENJANG


Jajar Genjang


Jajar Genjang atau sering juga disebut Jajaran Genjang adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang rusuk yang masing-masing sama panjang dansejajar dengan pasangannya, dan memiliki dua pasang sudut bukan siku-siku yang masing-masing sama besar dengan sudut di hadapannya. Jajar genjang dengan empat rusuk yang sama panjang disebut belah ketupat.

Ciri-Ciri Jajar Genjang
  • Memiliki dua pasang rusuk yang masing masing sejajar
  • Mempunyai dua pasang sudut yang sama besar dengan sudut di hadapannya
  • Memiliki dua simetri lipat dan dua simetri putar
Rumus - Rumus Jajar Genjang
  • Luas = alas . tinggi
  • Keliling = 2 . alas + 2 . sisimiring

SEGITIGA


SIFAT-SIFAT SEGITIGA
1. Segitiga Siku-Siku
Segitiga siku-siku dapat dibentuk dari sebuah persegi panjang dengan menarik salah satu garis diagonalnya.
Perhatikan gambar berikut:
segi4
Bidang ABCD adalah persegi panjang. Dengan menarik diagonal AC, akan terbentuk dua segitiga siku-siku yang sama dan sebangun (konruen) yaitu ΔABC dan ΔADC.
Segitiga siku-siku mempunyai dua sisi siku-siku yang mengapit sudut siku-siku dan satu sisi miring (hypotenusa)
h8
ΔABC mempunyai ciri-ciri:
AB dan BC sebagai sisi siku-siku, AC sebagai hypotenusa dan sudut ABC atau sudut B adalah sudut siku-siku (= 90°)
Dalam sebuah segitiga siku-siku, hypotenusa selalu terletak di depan sudut siku-siku.
2. Segitiga Sama Kaki
Dua buah segitiga siku-siku yang kongruen dapat membentuk sebuah segitiga sama kaki dengan mengimpitkan salah satu sisi siku-siku yang sama panjang dari kedua segitiga tersebut.
Perhatikan gambar berikut:
samakaki
ΔABD dan ΔDBC adalah dua segitiga siku-siku yang kongruen. Sisi BD adalah sisi siku-siku yang sama panjang dari kedua segitiga tersebut. Jadi ΔACD adalah segitiga sama kaki dengan sisi AD=DC.
Di dalam segitiga sama kaki terdapat :
  • Dua sisi yang sama panjang, sisi tersebut sering disebut kaki segitiga.
  • Dua sudut yang sama besar yaitu sudut yang berhadapan dengan sisi yang panjangnya sama.
  • Satu sumbu simetri.
Segitiga sama kaki merupakan bangun simetri lipat dan dapat menempati bingkainya dalam dua cara.
samakaki-1 samakaki-2
Dari gambar disamping terlihat bahwa :
  1. CD sebagai sumbu simetri
  2. A pindah ke B; B pindah ke A dan C tetap.
  3. AC pindah ke BC, maka AC=BC.
  4. sudut1 CAB pindah ke sudut1ABC maka sudut1 CAB = sudut1 ABC
3. Segitiga Sama Sisi
Tiga buah garis lurus yang sama panjang dapt membentuk sebuah segitiga sama sisi dengan cara mempertemukan setiap ujung garis satu sama lainnya.
samasisi
Gambar (i) di atas menunjukkan gambar tiga garis lurus yang sama panjang, yaitu AB= BC=CA. Apabila ujung-ujung ketiga garis tersebut saling dipertemukan, A dengan A, B dengan B, dan C dengan C, maka akan terbentuk segitiga sama sisi ABC seperti terlihat pada gambar (ii) di atas
Di dalam segitiga sama sisi terdapat :
  1. Tiga sisi yang sama panjang.
  2. Tiga sudut yang sama besar.
  3. Tiga sumbu simetri.

Trapesium

Ciri-ciri Trapesium

Trapesium adalah salah satu jenis bangun datar selain persegi, persegi panjang, segitiga dan lainnya. Untuk ciri-ciri dari trapesium akan saya jelaskan di bawah ini. Mari kita lihat bersama...

Ciri-ciri trapesium :
  1. Memiliki dua buah (sepasang) sisi yang sejajar yaitu sisi "a" dan "c". Kalau ada bangun datar yang memiliki dua pasang sisi yang sejajar itu bisa merupakan persegi atau persegi panjang.
  2. Jumlah semua sudutnya adalah 360 derajat.
  3. Memiliki satu simetri lipat.
  4. Memiliki satu simetri putar.
  5. Luasnya adalah = jumlah sisi sejajar dibagi 2 dan dikali tinggi.
Luas = (jumlah sisi sejajar)x Tinggi dibagi 2

Persegi panjang dan Persegi

         
    
                

   

SIFAT - SIFAT PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG 1. PERSEGI PANJANG
    Persegi panjang adalah bangun datar segi empat yang memiliki dua pasang
      sisi sejajar dan memiliki empat sudut siku-siku.
    a. Mempunyai empat sisi, dengan sepasang sisi yang berhadapan sama panjang dan 
        sejajar.
    b. Keempat sudutnya sama besar dan merupakan sudut sikusiku (900
).
    c. Kedua diagonalnya sama panjang dan berpotongan membagi dua sama besar.
    d. Dapat menempati bingkainya kembali dengan empat cara.
    e. Mempunyai 2 simetri lipat / sumbu simetri

2. PERSEGI
    Persegi adalah bangun segi empat yang memiliki empat sisi sama panjang 
     dan empat  sudut  siku-siku.
     a. Semua sisi persegi adalah sama panjang.     b. Sudut-sudut suatu persegi dibagi dua sama besar oleh diagonaldiagonalnya.     c. Diagonal-diagonal persegi saling berpotongan sama panjang membentuk 
           sudut siku - siku
     d. Mempunyai 4 sumbu simetri
     e. Menempati bingkainya dengan 8 cara

KELILING DAN LUAS PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG
   
        
      
Keliling bangun datar = Jumlah semua sisinya
K persegi = s + s + s + s                            K persegi panjang = p + l + p + l
K persegi = 4s                                           K persegi panjang = 2(p + l)
 
L ersegi = s x s                                          L persegi panjang = p x l
L persegi = s 
Contoh : Diketahui luas persegi adalah 64 cm 2 , tentukan kelilingnya
Diketahui : L = cm 2 
Ditanya    : K .... ?
Jawab      : L =  s 
                      
64 cm 2 = s 2                                   Jadi K = 4s
                      64 cm 
= s                                          K = 4 x 8
                       8 cm = s                                         K = 32 cm

IPA Kel.4 Sem.1

Bagian-Bagian pada Tumbuhan dan Fungsinya

Akar->Menyerap air dan zat hara,Alat pernapasan,memperkokoh tumbuhan,dan tempat cadangan makanan
Batang -> Alat Pengankut,penopang, dan tempat cadangan makanan
Daun-> Tempat fotosintesis, penguapan, dan pernapasan
Bunga-> Alat perkembangbiakan
Buah-> Melindungi biji dan sebagai tempat cadanagn makanan
Biji-> Bakal Tumbuhan Baru dan tempat cadangan makanan

Tumbuhan juga tersusn atas jaringan yang memiliki fungsi khusus, di antaranya:
  1. Jaringan epidermis, berfungsi sebagai pelindung.Letaknya di lapisan paling luar
  2. Jaringan kambium berfungsi untuk pertumbuhan sekunder tumbuhan. Pertumbuhan sekunder adalah perumbuhan yang menyebabkan pertambahan diameter pada batang.
  3. Xilem berfungsi menyalurkan air dan zat hara ke seluruh tumbuhan
  4. Floem berfungsi menyalurkan hasil fotosintesis ke seluruh tubuh tumbuhan
(: Semoga Bermanfaat :)

Jumat, 07 September 2012

Ringkasan IPA,Kelas 6 , Semester 1

                                                                PerkembangBiakan Manusia

A. Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
   
     Tahapan-Tahapan Pertumbuhan Dan Perkembangan Manusia:

  • Bayi sampai dengan Umur 1 Tahun
  • Balita Dari Usia 1 Tahun - Umur 4 Tahun
  • Anak-anak Usia 5 Tahun - 10 Tahun
  • Remaja Usia 11 Tahun - 20 Tahun
  • Dewasa Usia 21 Sampai 50 Tahun
  • Tua Usia 50 Tahun Sampai Dengan 70 Tahun
  • Lanjut Usia Dari Umur 71 Keatas
Perkembangan Organ-Organ Reproduksi Dipengaruhi Oleh Hormon

Hormon : Zat Yang Dihasilkan Tubuh Untuk Mengendalikan Proses-Proses Di Dalam Tubuh

Pubertas == Masa Remaja Yang Ditandai Oleh Adanya Perkembangan Seksual Sekunder Dan Primer
Pubertas Pada Anak Laki Laki = 11-16 Tahun
Pubertas Pada Anak Perempuan = 9- 15 Tahun

B. Ciri-ciri Fisik Pada Anak Laki-Laki dan Perempuan

1.Perubahan Pada Anak Laki-Laki :
     Sekunder :
  • Wajah Ditumbuhi Jambang
  • Tumbuh Kumis dan Jenggot
  • Tumbuh Rambut di Ketiak dan Di Kemaluan 
  • Jakun Mulai Menonjol
  • Suara Lebih Besar
Primer = Mimpi Basah : Keluarnya Sel Sperma Tanpa Kita Sadari..

Alat Reproduksi Laki Laki


Alat Reproduksi Laki Laki


Alat Reproduksi Laki2 Bagian Luar











2. Perubahan Pada Anak Perempuan

Sekunder =

  • Pinggul Melebar
  • Payudara Membesar
  • Tumbuh Rambut Di Daerah Kewanitaan
  • Berjerawat
Primer =

  • Haid / Menstruasi : Luruhnya Sel Telur Karena Tidak dibuahi Oleh Sel Sperma
Ditandai = Keluarnya Darah pada Lubang Kemaluan Perempuan
Terjadi = + - 28 Hari Sekali

Alat Reproduksi Wanita










'' Jalani Semua Masa Pubertas Dengan Hal Yang Positif ''

:) SEMOGA BERMANFAAT (: